(ABNA24.com) Juru Bicara Pemerintah Iran, Ali Rabiei menekankan bahwa negara anggota IMF lainnya harus mencegah tindakan tidak manusiawi AS yang menjegal upaya IMF untuk mengucurkan bantuan finansial terhadap Iran.
"Iran telah membayar biaya keanggotaan Dana Moneter Internasional selama bertahun-tahun. Sebelum menghadapi virus corona, Iran tidak pernah memanfaatkan dana dari lembaga ini," ujar Rabiei.
Jubir pemerintah Iran menegaskan bahwa AS harus menghormati Keputusan IMF sebagai sebuah lembaga finansial internasional yang berdiri untuk tujuan moral dan kemanusiaan.
Sebelumnya, Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani menyebut kelanjutan sanksi AS terhadap Iran merupakan bentuk pelanggaran terhadap hak asasi manusia yang paling jelas.
Presiden Rouhani dalam sidang kabinet hari Minggu (12/4/2020) mengatakan bahwa sanksi pangan dan obat-obatan AS terhadap Iran termasuk contoh nyata terorisme pangan dan kesehatan.
Human Rights Watch (HRW) mengecam keras Amerika Serikat atas penolakannya untuk mencabut sanksi terhadap Iran yang sedang menghadapi penyebaran virus corona.
Menurut HRW, sanksi tersebut secara negatif mempengaruhi kemampuan pemerintah Iran dalam menangani pandemi Covid-19.
Direktur Eksekutif HRW Kenneth Roth mengatakan, pembatasan perbankan internasional yang parah telah mempengaruhi kemampuan Iran untuk membiayai komoditas impor yang sangat dibutuhkan, termasuk obat-obatan dan peralatan medis.
...........
340